Bagaimana Deadpool dan Wolverine Hampir Menjadi: Kisah yang Tak Pernah Terungkap
Gimana kalau Deadpool dan Wolverine bekerja sama dengan Ghost Rider versi Nicolas Cage, Daredevil versi Ben Affleck, Fantastic Four tahun 2015, bahkan menghidupkan kembali Tony Stark versi Robert Downey Jr.? Bagaimana jika penjahat di filmnya bukan Cassandra Nova, melainkan Mephisto yang iblis itu? Atau bayangkan dunia di mana Wolverine sama sekali tidak ada, dan sebagai gantinya, kamu dapat film road trip Natal sederhana: Wade dan Dopinder menyelamatkan Natal di Kutub Utara. Lebih gila lagi bagaimana jika sebelum kita menonton Deadpool 3, kita lebih dulu mendapat film X-Force yang garang, bertabur darah, dibintangi Deadpool, Cable, dan Domino? Percaya atau tidak, semua ide jauh ini hampir saja terwujud di layar.
Semesta Deadpool: “Apa yang Bisa Terjadi”
Ayo lihat lebih dalam dan ungkap bagaimana semua konsep liar ini hampir jadi kenyataan sebelum akhirnya kita mendapatkan Deadpool dan Wolverine seperti sekarang. Perjalanannya bahkan lebih gila daripada lelucon Deadpool…
X-Force: Film yang Tak Pernah Ada
Saat Deadpool 2 memperkenalkan X-Force dengan adegan terjun payung konyol, para penonton tertawa tapi di balik layar, studio tidak tertawa. Fox sebenarnya punya rencana serius untuk membuat franchise X-Force yang berpusat pada Deadpool, Cable, dan Domino, memakai formula Marvel yakni membuat tim setelah karakter-karakter sukses lewat film solo.
Tapi perjalanan X-Force menuju tahap pengembangan sudah dimulai jauh sebelum Ryan Reynolds memakai kostum merah. Fox pernah merekrut Jeff Wadlow (Kick-Ass 2) untuk menulis dan menyutradarai film thriller aksi X-Force yang membumi dan kelam. Bayangkan: mutant-mutan kalah yang kabur ke Texas Barat, dipimpin oleh Cable yang sudah makan asam garam perang. Deadpool? Di sini dia justru penjahat, dibayar untuk memburu X-Force. Mengambil inspirasi dari Red Dawn dan The Fugitive, Wadlow bahkan sudah menyiapkan trilogi penuh di mana X-Force dari para pemberontak muda bertumbuh menjadi tim pembunuh bayaran di film ketiga. Reynolds dikabarkan menyukai naskahnya. Fox? Tidak begitu setelah X-Men Origins: Wolverine, mereka memilih mengubah Deadpool jadi anti-hero di film sendiri, meninggalkan X-Force di laci.
Waktu berjalan dan Deadpool menjadi fenomena box office. Fox buru-buru menghidupkan lagi X-Force sebagai aksi tim berdarah, penuh humor, dan kegilaan R-rated. Drew Goddard (Cabin in the Woods, Bad Times at the El Royale) disewa buat menyutradarai. Namun sebentar kemudian, Disney mengakuisisi Fox dan X-Force, bersama mimpi Goddard, hilang begitu saja, sama seperti proyek Sinister Six-nya setelah Spidey masuk MCU.
Deadpool Menyelamatkan Natal: Ide Film di Luar Nalar
Sementara studio mengembangkan proyek ensemble besar, Ryan Reynolds justru ingin film ketiga Deadpool yang berbeda total film komedi road trip berbiaya kecil. Biayanya? Cuma 5 juta dolar. Plotnya? Deadpool dan Dopinder menempuh perjalanan darat penuh keanehan, sampai akhirnya harus menyelamatkan Natal di Kutub Utara. Bayangkan Planes, Trains & Automobiles versi Deadpool, tanpa ledakan atau aksi Marvel berlebihan. Namun sebelum bisa syuting, Disney datang dan nasib Deadpool mengambang.
Apakah Deadpool Bisa Masuk ke MCU?
Kevin Feige ragu apakah gaya Deadpool yang suka menghancurkan tembok keempat dan humor R-rated bisa cocok ke realitas MCU yang rapi. Reynolds pitching ide lagi dan lagi, tapi tidak ada yang diterima. Waktu makin menipis, Deadpool 3 terlihat akan menghilang sampai datang kejutan tak terduga.
Telepon Jackman yang Mengubah Segalanya
Sedang santai di pantai, Hugh Jackman menelepon Reynolds hanya untuk bertanya: “Bagaimana kalau kita bikin Deadpool dan Wolverine?” Keduanya memang sahabat di luar layar, tapi selain X-Men Origins: Wolverine dan sejumlah iklan, mereka hampir tak pernah benar-benar bekerjasama.
Feige sangat skeptis. Ending Logan (2017), bagaimanapun, dianggap sebagai perpisahan superhero terbaik. Menghidupkan kembali Wolverine bisa merusaknya. Tapi Reynolds dan Jackman menawarkan solusi: Wolverine yang ini adalah varian multiverse, bukan Logan yang sudah mati itu. Akhirnya, Feige setuju.
Gonta-Ganti Penjahat, Gonta-Ganti Gaya
Pitch cerita pertama terinspirasi model Rashomon satu kejadian diceritakan dari sudut pandang berbeda, cara cerdas menjaga film tetap kecil. Namun Feige menolak: debut Deadpool di MCU harus besar.
Penjahat pertama yang diincar adalah Mephisto, iblis pengacau realitas di Marvel. Namun Jackman mengusulkan pilihan lebih personal: Cassandra Nova, saudari kembar jahat Charles Xavier, yang menghubungkan konflik dengan sejarah gelap Wolverine.
Batas Meta: Hanya Deadpool yang Boleh Ngomong ke Penonton
Satu aturan utama: breaking the 4th wall atau menembus tembok keempat. Jackman pernah bercanda Wolverine akan memecahkan tembok keempat sekali saja. Reynolds langsung menolaknya. Hanya Deadpool yang boleh bicara ke penonton kalau ada yang lain, film jadi parodi total, dan logika dunia MCU runtuh.
Cameo, Karakter yang Dicoret, dan Bagian “Hampir Saja”
Di balik layar, Reynolds mencoba menghadirkan nostalgia gila-gilaan:
Ghost Rider versi Nic Cage? Sempat didekati, tapi Nic menolak.
Daredevil versi Ben Affleck? Dipertimbangkan, tapi digantikan oleh Electra versi Jennifer Garner.
Tony Stark (Robert Downey Jr.)? Awalnya masuk di adegan roasting gila-gilaan, tapi akhirnya hanya Happy Hogan karena Stark sudah “mati” dan Marvel diduga siap memberi RDJ peran rahasia di masa depan.
Rencana membawa Fantastic Four 2015 batal, sebagian biar ada ruang untuk cameo Johnny Storm (Chris Evans) dan tentu, alasan anggaran.
Cable juga hampir kembali, sebelum tim kreatif memutuskan fokus pada karakter era Fox yang benar-benar belum dapat ending layak.
Tekad Tanpa Henti
Pada akhirnya, yang membuat Deadpool dan Wolverine benar-benar terwujud bukanlah perintah studio atau teori multiverse, tapi keras-kepalanya Ryan Reynolds dan inspirasi mendadak Hugh Jackman yang akhirnya “membobol” jalan buntu. Dengan persahabatan, obsesi gila, dan sedikit keajaiban meta, Deadpool sekali lagi membuktikan bahwa melanggar aturan memang gayanya.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Deadpool dan Wolverine Hampir Menjadi: Kisah yang Tak Pernah Terungkap"
Posting Komentar